Alasan Mengapa TikTok Menjadi Aplikasi Penurun IQ
Pernyataan bahwa TikTok adalah "aplikasi penurunan IQ" adalah klaim yang sering digunakan secara provokatif atau satir. Tapi kalau dibahas secara menyeluruh dari sisi psikologis, neurologis, dan budaya digital, ada beberapa alasan kenapa TikTok bisa memberi dampak negatif pada kapasitas kognitif seseorang jika digunakan secara berlebihan dan tidak kritis. Mari kita bahas berdasarkan pendekatan ilmiah dan perilaku: 1. Durasi Konten yang Pendek & Efek Dopamin TikTok dirancang untuk menyajikan video pendek (15 detik - 3 menit) yang langsung menarik perhatian. Konten cepat ini memberikan ledakan dopamin terus-menerus, membuat otak terbiasa pada instant gratification. Akibatnya Rentang perhatian menurun (attention span), sulit menikmati aktivitas yang memerlukan fokus panjang, seperti membaca buku, belajar, atau mendalami topik kompleks. Ini mirip efek candu digital, seperti yang ditemukan pada studi neuroplasticity otak manusia. 2. Algoritma yang Mendorong Konsums...